APA ITU BETON RINGAN



Dari namanya beton ini pasti memiliki bobot yang kecil dari beton pada umumnya, bahkan berat jenisnya bisa dibuat lebih rendah dari pada  berat jenis air. Sehingga jika dimasukkan ke air beton ini akan mengapung.


 
Beton dapat dibuat ringan dengan membuat micro buble dalam adukan beton dengan memasukkan busa (foam)  pada adonan pasir, semen dan air. Teknologi ini juga dikenal dengan Foam Concrete.

Semakin banyak busa yang digunakan maka akan semakin ringan beton yang dihasilkan, namun kekuatan akan semakin menurun. Sehingga berat dan kekuatan sesuatu yang harus dikendalikan untuk mendapatkan performa beton yang dinginkan.

Salah satu produk beton ringan CLC adalah bata ringan CLC yang saat ini sudah banyak dikenal dan bukan lagi hal baru di Indonesia terlebih di Jakarta, Teknologi AAC merupakan teknologi pembuat bata ringan yang lain.

Seperti judul website ini, kami akan memfokuskan pembahasan pada beton ringan CLC dengan keunggulan sbb :
  • Dapat diproduksi dilapangan / project langsung
  • Tidak memerlukan autoclave seperti AAC dalam proses pengerasan. Atau hanya didiamkan minimal 14 hari.
  • Bentuk dan ukuran tidak terbatas, tergantung bekisting yang dibuat.
  • Flowable sehingga tidak perlu pemadatan dengan vibrator

Sifat material ini adalah
  • Bisa dibuat lebih ringan dari beraj jenis air
  • Dapat menjadi insulator yang baik
  • Dapat dibentuk sesuai keinginan
Apa saja yang dapat dikerjakan dengan teknologi ini silahan klik Aplikasi,

Kami lihat Indonesia cukup jauh tertinggal dalam penggunaan foam concrete atau beton ringan pada aplikasi langsung di project-project. Bahkan aplikator asal negeri tentangga sudah melakukan aplikasi foam concrete ini di Surabaya untuk pengecoran dinding lansung.

Ayo kita manfaatkan teknologi murah dan mudah ini......


Jakarta Desember 2012


    
TeknologiBetonRingan.com